Dalam social media marketing, kualitas konten menentukan keberhasilan sebuah promosi brand di media sosial. Konten bisa dianggap berkualitas jika, konten tersebut mampu mengantarkan pesan yang baik terhadap audiens. Walaupun, konten yang disediakan tidak selalu berisi dengan nada menjual. Karena, ketika audiens sudah merasa nyaman dengan pesan yang kita sampaikan maka, akan muncul perasaan untuk menyebarkan informasi tersebut seluas-luasnya.

Contoh di dunia nyata, ketika kita menyampaikan sebuah informasi yang dianggap penting misalnya “ gosip “ maka, tidak kita pungkiri orang-orang akan tanpa sadar menyebarkan “ gosip “ tersebut ke orang-orang disekitarnya entah itu berita positif atau negatif. Oleh karena itu, pada dasarnya manusia memiliki perasaan untuk menyebarkan sesuatu jika, informasi tersebut dianggap penting untuk disebarkan baik positif ataupun negatif.

Hal tersebut berlaku untuk media sosial. Sehingga, ketika Anda memutuskan untuk membuat konten dengan pesan tertentu sudah selayaknya kita harus memikirkan bagaimana cara agar orang-orang mau untuk menyebarkan informasi tersebut kepada orang di sekitarnya. Dengan begitu, konten Anda akan terkenal termasuk brand Anda.

Sebagai daya tarik orang untuk menyebarkan suatu informasi maka, suatu informasi tersebut harus mampu membangkitkan perasaan pembacanya. Layaknya sebuah ‘gosip’ ketika berita yang tersebut mampu membangkitkan perasaan maka apapun beritanya pasti akan disebar luaskan. Oleh karena itu, di dalam media sosial kita harus bisa menciptakan konten yang mampu membangkitkan perasaan para pembacanya.

Sebagai gambarannya, berdasarkan analisa yang dilakukan oleh OKDork dan BuzzSumo terhadap 100 juta artikel, salah satu artikel yang mendapatkan share terbanyak adalah artikel yang mampu membangkitkan perasaan. Dalam analisa tersebut, ada beberapa jenis perasaan yang mendapatkan paling banyak share di media sosial, diantaranya :

 

statistik emosional media sosial

Dari data diatas, konten dengan perasaan kagum mendapatkan share paling banyak disusul konten yang sifatnya lucu, dan akhiri dengan perasaan yang membangkitkan empati. Oleh karena itu, untuk menciptakan konten yang ideal maka, Anda bisa membuat konten dengan membangkitkan perasaan kagum untuk mendapatkan share di media sosial.

Walaupun pada prakteknya, Anda tidak mesti untuk membuat konten seperti itu secara terus menerus. Anda bisa mengkombinasikan beberapa jenis perasaan terhadap konten yang Anda miliki. Dan yang lebih penting dari itu semua, konten yang Anda tujukan harus sesuai dengan target pasar yang Anda miliki. Dengan begitu, kehadiran konten akan sangat dirasakan manfaatnya terhadap audiens di media sosial.